Pengalaman Tes STIS 2017
Halooo semuanya! Apa kabar? Pasti baik dong! iya iya.
Jadi kali ini aku pengen share pengalamanku mengenai tes STIS 2017 bagi kalian yang penasaran seperti apa sih tesnya? Kuy dah langsung aja!
Overview
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) yang semula bernama Akademi Ilmu Statistik (AIS) merupakan perguruan tinggi kedinasan program D-IV dan D-III, yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 1958. STIS mengemban visi menjadi lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berfungsi untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang statistika dan komputasi statistik dengan mendidik kader yang memiliki kemampuan akademik/profesional.
Selengkapnya : STIS
Perguruan tinggi kedinasan hampir selalu diimpikan oleh lulusan SMA yang menginginkan kuliah dengan jaminan langsung kerja. Secara dong, kuliah gratis, masa depan terjamin, siapa yang gak mau? Tapi untuk mewujudkannya, kalian harus melalui tes-tes yang diadakan oleh STIS di seluruh penjuru Indonesia. Tes STIS dibagi menjadi 4 tahap, yaitu tes akademik, tes kemampuan dasar, psikotes, dan tes kesehatan. Masing-masing tahap diadakan di masing-masing ibukota provinsi. Gimana sih tesnya? Ada berapa tahap? Susah gak? Lanjut!
Tahap 1 : Tes Akademik (Matematika, Bahasa Inggris)
Tahap pertama aku pilih lokasi yang di Surabaya. Lebih tepatnya di Universitas PGRI Adi Buana. Tes tahap pertama diikuti oleh sekitar 25.000 peserta dari seluruh Indonesia dan akan disaring menjadi 2000 peserta yang lolos.
Tes pertama berupa tes akademik mapel matematika dan bahasa inggris. Masing-masing berjumlah 60 soal dengan waktu mengerjakan 90 menit untuk matematika dan 60 menit untuk bahasa inggris. Aturan untuk mengerjakan tes ini : jangan asal menjawab soal. Kenapa? Karena ada sistem poin pada tahap ini. Untuk jawaban benar bernilai 4, salah -1, dan kosong 0. Jadi, jika kamu tidak benar-benar yakin dengan jawabanmu, lebih baik dikosongkan. Kecuali kamu berani gambling bahwa jawaban kamu benar. Gambarannya, kamu lebih baik mengerjakan 20 soal saja asal kamu yakin jawaban kamu benar, daripada kamu kerjakan semua soal dengan banyak ngasal.
Tingkat matematikanya udah sedikit lebih tinggi dari SMA lho teman-teman. Perbanyak latihan biar nggak kaget nantinya waktu ngadepin tesnya. Biasanya STIS menerbitkan buku pembahasan soal tes tahun-tahun sebelumnya beserta prediksi tes tahun ajaran baru yang bisa dibeli secara online atau dibeli di BPS provinsi. Jadi kamu bisa mengenali tipe soal tes STIS. Untuk bahasa inggris, perbanyak vocab dan latihan pemakaian berbagai tenses ya. Banyak keluar tuh.
Tahap pertama tuntas, pengumuman keluar 2 minggu berikutnya berupa nomor-nomor ujian. Kudu teliti ya baca satu-persatu. Waktu itu aku begadang karena katanya pengumuman keluar pas jam 12 malam. Eh udah jam 11 aku ketiduran hahaha. Kebangun jam 3.30 langsung buka hape, download pengumuman, daaaaaan........cari nomor ujianku doong. 350810. Waa alhamdulillah lolos. Ke Surabaya lagi deh, hehe.
Eh omong-omong, usahakan kalian berangkat lebih awal ke lokasi ujian. Karena kemarin jalan masuknya maceeettttt banget. Daripada telat, mending udah sampai duluan. Siap.
Monggo lanjut tahap kedua
Jadi kali ini aku pengen share pengalamanku mengenai tes STIS 2017 bagi kalian yang penasaran seperti apa sih tesnya? Kuy dah langsung aja!
Overview
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) yang semula bernama Akademi Ilmu Statistik (AIS) merupakan perguruan tinggi kedinasan program D-IV dan D-III, yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 1958. STIS mengemban visi menjadi lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berfungsi untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang statistika dan komputasi statistik dengan mendidik kader yang memiliki kemampuan akademik/profesional.
Selengkapnya : STIS
Perguruan tinggi kedinasan hampir selalu diimpikan oleh lulusan SMA yang menginginkan kuliah dengan jaminan langsung kerja. Secara dong, kuliah gratis, masa depan terjamin, siapa yang gak mau? Tapi untuk mewujudkannya, kalian harus melalui tes-tes yang diadakan oleh STIS di seluruh penjuru Indonesia. Tes STIS dibagi menjadi 4 tahap, yaitu tes akademik, tes kemampuan dasar, psikotes, dan tes kesehatan. Masing-masing tahap diadakan di masing-masing ibukota provinsi. Gimana sih tesnya? Ada berapa tahap? Susah gak? Lanjut!
Tahap 1 : Tes Akademik (Matematika, Bahasa Inggris)
Tahap pertama aku pilih lokasi yang di Surabaya. Lebih tepatnya di Universitas PGRI Adi Buana. Tes tahap pertama diikuti oleh sekitar 25.000 peserta dari seluruh Indonesia dan akan disaring menjadi 2000 peserta yang lolos.
Tes pertama berupa tes akademik mapel matematika dan bahasa inggris. Masing-masing berjumlah 60 soal dengan waktu mengerjakan 90 menit untuk matematika dan 60 menit untuk bahasa inggris. Aturan untuk mengerjakan tes ini : jangan asal menjawab soal. Kenapa? Karena ada sistem poin pada tahap ini. Untuk jawaban benar bernilai 4, salah -1, dan kosong 0. Jadi, jika kamu tidak benar-benar yakin dengan jawabanmu, lebih baik dikosongkan. Kecuali kamu berani gambling bahwa jawaban kamu benar. Gambarannya, kamu lebih baik mengerjakan 20 soal saja asal kamu yakin jawaban kamu benar, daripada kamu kerjakan semua soal dengan banyak ngasal.
Tingkat matematikanya udah sedikit lebih tinggi dari SMA lho teman-teman. Perbanyak latihan biar nggak kaget nantinya waktu ngadepin tesnya. Biasanya STIS menerbitkan buku pembahasan soal tes tahun-tahun sebelumnya beserta prediksi tes tahun ajaran baru yang bisa dibeli secara online atau dibeli di BPS provinsi. Jadi kamu bisa mengenali tipe soal tes STIS. Untuk bahasa inggris, perbanyak vocab dan latihan pemakaian berbagai tenses ya. Banyak keluar tuh.
Tahap pertama tuntas, pengumuman keluar 2 minggu berikutnya berupa nomor-nomor ujian. Kudu teliti ya baca satu-persatu. Waktu itu aku begadang karena katanya pengumuman keluar pas jam 12 malam. Eh udah jam 11 aku ketiduran hahaha. Kebangun jam 3.30 langsung buka hape, download pengumuman, daaaaaan........cari nomor ujianku doong. 350810. Waa alhamdulillah lolos. Ke Surabaya lagi deh, hehe.
Eh omong-omong, usahakan kalian berangkat lebih awal ke lokasi ujian. Karena kemarin jalan masuknya maceeettttt banget. Daripada telat, mending udah sampai duluan. Siap.
Monggo lanjut tahap kedua


No comments: